Kelemahan Kultur Jaringan

Apa kelebihan dan kelemahan teknik kultur jaringan? 

Kamu yang mendapat permasalahan pertanyaan Kelemahan Kultur Jaringan, sebaiknya kamu bisa mencatatnya ataupun bisa simpan halaman yang tersedia, agar nanti kalau ada persoalan tentang yang serupa, kamu mampu mengerjakan dengan baik dan tentu saja akan dapat menghasilkan nilai yang lebih baik. Untuk itu itu silahkan memperhatikan hasil dan pembahasan Kelemahan Kultur Jaringan yang bisa Adik-adik lihat dibawah ini.

Pembahasan: Kelemahan Kultur Jaringan
Kultur jaringan (mikropropagasi) merupakan salah satu cara perbanyakan tanaman secara vegetatif berdasarkan sifat totipotensi. Totipotensi adalah kemampuan setiap sel tumbuhan untuk tumbuh menjadi individu baru yang sempurna. Kultur jaringan dilakukan dengan cara mengisolasi bagian dari tumbuhan seperti sekelompok sel atau jaringan yang ditumbuhkan pada medium kaya nutrisi dengan kondisi aseptik sehingga bagian tumbuhan tersebut tumbuh menjadi tanaman lengkap. Kelebihan teknik kultur jaringan :
Menghasilkan tanaman yang serupa dengan induknya dengan kualitas yang unggul
Mendapatkan bibit tanaman dengan waktu yang relatif lebih singkat tetapi jumlahnya banyak
Pengadaan bibitnya tidak tergantung musim
Dapat dilakukan di lahan yang tidak begitu luas
Kelemahan teknik kultur jaringan :
Biaya yang dikeluarkan lebih mahal
Butuh keahlian khusus untuk melakukan teknik tersebut
Akar tumbuhan cenderung lemah
Tidak menghasilkan varietas baru 

Kakak berharap mudah mudahan jawaban dari pertanyaan Kelemahan Kultur Jaringan diatas dapat mempermudah kalian mengerjakan tugas dengan benar.